Waspadai Jalur Rawan di Pandaan


Mudik jelang lebaran sudah menjadi tradisi. Namun, tak ada salahnya bila anda yang berniat mudik untuk lebih hati-hati. Utamanya saat melintas di jalur Gempol-Pandaan-Purwodadi-Malang. Peringatan itu disampaikan Kapolsek Pandaan AKP Arief Budi Sayogo saat mendampingi Kapolres Pasuruan AKBP Sahardiantono, Senin (6/9) malam. Arief menyatakan, peringatan itu perlu ia sampaikan mengingat kondisi ruas jalan di daerah itu termasuk rawan kecelakaan atau dikenal dengan sebutan black spot.

“Ada beberapa ruas jalan yang memang tergolong rawan laka,” katanya. Termasuk di wilayah Pandaan. Di antaranya, Jalan Raya Petungasri hingga simpang empat Gelang-Sumberejo. Kondisi jalan yang menurun kata Kapolsek, dinilai rawan menimbulkan kecelakaan. Kemudian, ruas Jl Lebaksari-Sukorejo yang sedikit berkelok juga dinilai kurang bersahabat dengan pengendara. Karena itu, Kapolsek mengimbau kepada para pemudik yang melintas di ruas jalan tersebut agar tetap berhati-hati. “Lebih baik berhati-hati asal selamat,” pintanya.

Penjelasan yang disampaikan Kapolsek itu bisa jadi ada benarnya. Dalam sebulan terakhir misalnya, sejumlah kecelakaan terjadi di ruas jalan tersebut. Meski tidak ada korban jiwa, namun hal itu menjadi salah satu bukti bahwa ruas jalan tersebut rawan kecelakaan.

Untuk pengamanan dan pemantauan selama arus mudik tahun ini, Polres Pasuruan mendirikan pos pengamanan di sejumlah titik. Di antaranya, di kawasan budaran Kasri, Pandaan. Kemudian, simpang tiga Prigen, simpang tiga Purwosari dan Purwodadi.

Sementara itu, penjelasan serupa disampaikan Kaposlantas Purwosari Aiptu M. Baidowi. Sedikitnya, 32-34 personil disiapkan untuk pengamanan selama lebaran kali ini. Dimulai dari H-7 hingga H+7 lebaran mendatang. Jumlah tersebut belum termasuk petugas dari unsur Dinas Perhubungan (Dishub), petugas medis, Satpol PP hingga pramuka. “Makanya, pasti nambah itu nanti,” terangnya.

Lelaki asal Bojonegoro ini menyatakan, banyaknya personil yang dilibatkan lantaran ruas jalan setempat termasuk dalam kategori black spot. Utamanya di Jalan Raya Parerejo, Purwodadi hingga Lawang, Malang. Karena itu, selain personil, sejumlah perlengkapan pendukung lainnya juga akan disiagakan. “Termasuk ambulance juga akan disiagakan,” terangnya. (aad/aj/jpnn)

Sumber: http://www.jpnn.com/index.php?mib=berita.detail&id=71845 via @infopandaan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: